Senin, 30 September 2013

Cake Singkong Yogurt



Kue ini adalah salah satu kue hasil olahan singkong dan yogurt. Sudah umum orang menambahkan buah pada adonan kue. Selain untuk mendapatkan wangi khas buah tersebut diharapkan hasil kue akan menjadi lembab karena kandungan air pada buah tersebut. Nah...selain buah, labu dan umbi umbian pun sering ditambahkan. Kalau labu, kentang dan ubi jalar biasanya dikukus dulu baru kemudian dihaluskan lalu dicampurkan ke dalam adonan. Nah untuk singkong...orang sering menggunakan singkong mentah parut yang dibuang airnya. Biasanya dibuat jajanan tradisional  seperti bingka, lemet, sentiling, combro dan lain sebagainya. Kali ini aku sengaja menambahkan singkong kukus. Pengen tau bagaimana hasilnya di dalam kue nanti.

Ternyata hasilnya unik teman teman. Mirip seperti cake pada umumnya tapi ada yang beda yaitu di teksturnya. Ketika digigit terasa lembut dan sedikit legit. Lucu...rasanya seperti makan antara cake dan getuk. Aku rasa penambahan singkong kukus berpengaruh pada kelegitan kue. Soal rasa jangan ditanya...menurutku sangat enak. Rasa strawberry tidak dominan, tidak juga berasa asam dari yogurt. Yogurt menyumbang aroma wangi khas. Karena singkong sendiri rasa dan baunya khas, cenderung plain maka penambahan yogurt ini merubah sama sekali rasa singkong tadi. Uenak pokoknya.
Resepnya aku modifikasi dari banana bread. Pisangnya diganti singkong.




Sewaktu menghaluskan singkong ada sedikit kendala. Singkong rebus cenderung susah halus merata. Beda dengan labu maupun kentang. Teksturnya yang lengket pun menyulitkan menghaluskannya. Bisa sih pakai food processor tapi nantinya akan menghasilkan adonan yang kenyal. Takutnya susah dicampurkan ke dalam adonan. Supaya gampang jadinya aku blender saja singkongnya dengan sedikit susu cair. Hasilnya lumayan lembut. Mudah dicampur dengan adonan.

IDFB Challenge #12 : Roti Tape dengan Topping Krim Yogurt Strawberry








Akhirnya sempat juga aku mengerjakan challenge#12 IDFB ini. Jam jam terakhir menuju deadline. Ngebut postingannya. Harus ikutan demi memeriahkan ulang tahun IDFB yang kedua. Selain itu  temanya agak unik dan lain dari biasanya. Singkong dan Yogurt. Nyambung nggak tuh? Nyambung gak nyambung pokoknya untuk tantangan kali ini harus nyambung. hehe. Ini juga masih dalam rangka memperingati hari singkong sedunia pada bulan oktober mendatang.

Bagi sebagian masyarakat terutama golongan menengah ke atas singkong masih sering dilirik sebelah mata. Hanya karena warna dan bentuknya yang kurang menarik dibanding jenis buah atau sayuran lain bukan berarti dia tidak memiliki zat gizi lho. Begitu pula tape singkong. Di dalamnya terkandung vitamin A, vitamin B1, vitamin C, zat besi, fosfor, karbohidrat, protein, sedikit lemak dan lain sebagainya. Jadi tidak ada salahnya kita mulai memasukkan singkong ataupun tape ke dalam diet kita sehari hari.

Banyak resep mulai bermunculan di kepalaku. Beberapa diantaranya adalah kue mangkok yogurt, kue biji nangka singkong saus yogurt, kue lapis tapioka yogurt, es campur yogurt, sop buah yogurt dan masih banyak lagi. Sampai pusing sendiri mana yang mau dieksekusi. Demi membuktikan dan mencoba kemungkinan fusion kedua bahan makanan ini maka aku mencoba 4 buah resep. Terdiri dari cake singkong yogurt, strawberry banana smoothie with tapioca pearls, prol lapis yogurt cokelat, dan terakhir roti tape dengan topping krim yogurt. Kesemuanya menurutku enak. Tapi yang paling enak adalah cake singkong yogurt. Aku menggunakan singkong kukus yang dihaluskan. Rasa singkong yang cenderung plain dengan aroma khasnya...jadi luar biasa ketika bertemu dengan yogurt terutama yang rasa strawberry ini. Wanginya enak...rasanya yummy dan teksturnya perpaduan antara cake dengan getuk. Dimakan lembut tapi legit. Nanti akan aku posting resepnya di postingan berikutnya ya.

 







 
Untuk variasi dan keragaman challenge kali ini aku setorkan roti tape dengan topping krim yogurt. Kan belum ada yang membuat roti. Aku menggunakan tape singkong sebagai bahan tambahan pada adonan roti. Tape di sini berfungsi sebagai penyumbang kelembaban dan juga aroma pada roti. Walaupun tidak selembut roti dengan water roux method, hasilnya menurutku lumayan lembut dan empuk. Apalagi disantap dalam keadaan hangat. Wangi tapenya tipis saja. Tapi pas sekali ketika ditambahkan krim di atasnya. Apalagi krimnya wangi strawberry dan dilengkapi denga hiasan buah kaleng. Enak. Teksturnya sedikit berbeda dengan roti tanpa tape. Ada sedikit sensasi kenyalnya tapi tidak liat ketika digigit. Unik pokoknya.

Untuk bahan topping, yogurt aku campurkan ke dalam krim kocok. Karena yogurt "Heavenly Blush" yang ada di sini adalah jenis yang cair kemasan tetra pak maka aku menggunakan campuran krim bubuk supaya konsistensinya pas. Hasilnya cantik dan enak. Tapi sayang fotonya kurang menarik karena diambil setelah magrib.

Rabu, 25 September 2013

Pumpkin Sour Cream Coffee Cake









Seperti janjiku kemarin...hari ini aku sempatkan bikin kue. Postingan pertama dari rumah baru. Sekaligus memberdayakan bahan bahan yang ada di kulkas dan sudah dekat dekat masa kadaluwarsanya...hehe. Kemarin-kemarin sibuk terus sampai nggak memperhatikan bahan bahan di kulkas.

Cake ini enak sekali. Hasil akhirnya lembut dan dense. Apalagi ketika dinikmati hangat hangat. Betul betul melt in your mouth. Lembab karena penggunaan sour cream dan labunya. Wangi karena menggunakan sedikit spekku di bahan cakenya dan kayu manis di bahan toppingnya. Perfect deh. Khas coffee cake dengan ciri penggunaan kayu manis dan streusel toppingnya. Perfect disajikan bersama kopi...di pagi hari maupun sore hari.

Resep aku lihat di Heather Cristo. Untuk konversi dari cup ke gram silahkan lihat di sini ya.




Terlebih lagi hubby. Pulang dari kantor dalam keadaan lelah, istirahat sejenak menikmati pemandangan sore..ditemani secangkir kopi dan sepotong kue, nikmatnyaaaaa. Ini baru namanya suplemen mata dan jiwa ^^



Pindahan...




Tiba juga saat pindahan. Ternyata pindahan itu sangat menguras tenaga ya. Karena baru mengalami, baru ngerti betapa capeknya. Kayaknya barang yang sedikit itu jadi banyak juga, kok diangkut bolak balik nggak ada habisnya. Sudah begitu menyusun ulang ke dalam ruangan juga makan waktu. Segini aja capek badan rasanya remuk semua apalagi orang yang ditugaskan berpindah pindah seperti adikku. Suaminya kerja di bank. Selama ini sudah 3 kali pindah rumah. Saluuut deh... 
Jadinya, maaf kalau belum bisa posting resep ya bu ibu...rumahnya masih amburadul nggak jelas, hihi. Walau udah 2 minggu pindahan belum kelar juga. Insya Allah besok aku posting resep deh. Janji.

Rumah kami yang dulu di jl Buton 31 unik. Dibuat dari kontainer yang dipermak sedemikian rupa. Ditambahkan ini itu. Istilahnya 'rumah seng'. Tapi dalamnya tetap dilapisi kayu supaya nggak panas. Sudah gitu full AC jadi tetap adeeeeem. Tapi rumah kami sekarang alhamdulillah jauh lebih lapang. Rumah panggung yang unik. Mungkin ide designnya diambil dari rumah panggung Sulawesi karena kami tinggal di Sulawesi Selatan. Tapi dibuat lebih modern. Pemandangan dari atas rumah cantik sekali. Karena tiang rumahnya tinggi dan memang letaknya di dataran yang agak tinggi, kelihatan view danaunya dan rumah rumah di bawahnya. Tapi sebenarnya, yang terpenting buatku adalah dapurnya. Karena di situ sebagian waktu akan kuhabiskan...kembali bergulat dengan perbakingan dan masak memasak ^^




Ruang duduk di teras atas...tepat di atas tangga...





View dari atas rumah...



View dari salah satu jendela...





Angkut angkut barang...dibantu om Hendra. 

Sekian dulu sharingnya ya. Buat teman teman yang request profil rumah baru, janjiku udah ditepati yaaaa...tunggu cerita berikutnya!!


Selasa, 24 September 2013

Bye byeeeee...Buton 31


Assalamualaikum,

Lama banget nggak update blog...maaf ya teman teman, belum sempat posting resep baru. Kemarin kemarin lagi sibuk pindahan. Rumah perusahaan yang kami tempati selama 12 tahun sudah waktunya ditinggalkan. Banyak kenangan di sana. Bagaimanapun anak anak lahir dan besar di sana. Rasanya berat...ya sedih juga, tapi hidup terus berjalan dan memang sudah saatnya kami pindah. Pindahnya juga nggak jauh jauh amat. Masih dalam wilayah Sorowako, alhamdulillah ke rumah perusahaan yang lebih lapang. Edisi berikutnya nanti aku ceritakan lagi. Di bawah ini adalah beberapa gambar yang sempat aku ambil beberapa hari terakhir sebelum kami pergi.






Rutinitas anak anak menunggu bis sekolah...persis di halaman rumah.






Buton 31...terimakasih tuk naunganmu selama ini. Miss you so bad already...

Rabu, 11 September 2013

Penne Tuna Bolognese




Kemarin aku masak pasta. Baru kali ini bikin bolognese tuna...biasanya kan pake daging dan anak anak memang sukanya yang daging. Tapi kalau aku suka juga tuna ini. Aku tambahkan printilan zaitun hitam, jamur kancing, tomat cherry dan daun basil segar. Sehat. Mumpung dah bisa nanam basil sendiri, kan sayang kalau nggak diberdayakan. Basilnya subur sekali...

Bumbunya biasa aja kayak bikin bolognese daging. Bawang putih, bombay, tomat pure, saos tomat, merica, garam, basil, oregano. Walaupun bukan favorit mereka...tetap aja habis. Hehe ^^



Senang lihat tanaman basilku. Dari empat bibit yang aku beli di Ace hardware hanya dua yang tumbuh. Daun ketumbar dan basil ini. Yang dua lagi oregano dan rosemary gak mau tumbuh. Mungkin gak cocok tanahnya. Tapi dua macam juga dah lumayan daripada nggak sama sekali. Lumayankan buat bumbu Asia dan Itali ??  Next kayaknya harus bikin tomyam...


Senin, 09 September 2013

Mancing di Danau....

 
 

Asyiknyaaaaaaa...anak anak paling excited kalau omnya datang. Senang karena sering diajak main yang seru seru. Hari ini omnya ngajak mancing di danau Matano dekat rumah. Sebenarnya ngga serius serius amat sih...cuman ngisi waktu liburan lebaran kemarin. Foto ini diambil pada saat ramadhan akhir. Daripada bosan di rumah nungguin buka puasa...mending maen maen ke danau. Main sambil mancing...hehe. Pas selesai ngga kerasa udah deket bedug buka.
Sebelum mancing cari cacing dulu. Cuman dapat 5 ekor. Hasil gali gali pot bungaku. Kebetulan pas sampai di danau ketemu udang udang kecil sisa mancing orang. Diberdayakan aja....hihi


 









Peace dulu aaahh...udah cape bergaya niy *ngos ngosan...*














Pas pulang dapat ikan 3 ekor kecil kecil.  Lumayan...besoknya dibalikin lagi ke danau, kasihaaaann...

 

Lapis Beras Ubi Ungu


Baru dapat Majalah Sedap kemarin, hari ini langsung semangat praktek salah satu resepnya. Kebetulan di freezer masih ada sisa ubi ungu halusku. Aku mau bikin lapis beras ubi ungu. Dulu sudah pernah coba lapis terigu dan lapis kanji...sekarang giliran lapis beras, biar lengkap dah...hehe



Alhamdulillah hasilnya memuaskan. Enak...sehat...teksturnya beda juga dari dua kue lapis terdahulu. Warnanya cantik...rasanya juga enak. Nggak ketahuan kalau pake ubi ungu. Tapi kalau pas udah makan dikasih tau kalau ada ubi ungunya pasti langsung ngeh...rasa ubinya tipis aja. Lapisannya kurang banyak karena ternyata loyangku pendek. Sisa adonannya aku tuang ke loyang mini aja. Kebayang pasti lebih cantik kalau tinggi lapisannya ya.

Kue Sunting (Makassar)





Kue ini adalah salah satu kue kesukaanku. Mama sering membuatnya tapi hanya menggunakan takaran kira kira. Mirip mirip barongko Makassar tapi yang ini lebih padat karena menggunakan tepung. Selain itu kalau barongko bagian tengah pisang yang berbiji hitam tidak digunakan. Untuk kue sunting ini semua dipakai. 

Setelah tanya tanya mama akhirnya aku bikin sendiri. Sebenarnya resepnya mirip kue talam biasa tapi yang satu ini menggunakan telur. Tapi karena telurnya dikit kuenya nggak akan ngembang kayak cake tapi lebih mirip kue talam yang agak padat dan lembut. Separuh adonan aku tuang di loyang brownies separuhnya lagi aku taruh dalam cetakan mini lalu atasnya aku kasih adonan santan. Jadi deh 2 macam kue pisang. Ternyata anak anak dan hubby suka yang ada lapisan santan gurihnya. Kalau aku lebih suka yang original...hehe

Kamis, 05 September 2013

Pisang Goreng Pasir




Resep yang satu ini dapat dari blog Mbak Iyan "Cooking With Love". Kebetulan di rumah lagi banyak pisang kepok yang matangnya pas. Kata penjualnya matang di pohon, jadi walaupun warnanya agak kekuningan tapi nggak lembek. Cocok banget nih dibuat pisgor. makasih yah mbak Yulyan. Emang pisangnya enak banget dimakan hangat hangat. Sangat renyah. Kriuknya bertahan lama...anak anak suka sekali.



Bolu Kukus Ketan Hitam

 




Dulu sudah pernah bikin browkus ketan hitam. Enak dan jadi favoritnya hubby. Tapi setelah aku bikin bolu kukus ketan hitam ini, ternyata menurutku lebih enak ini. Asli terasa ketan hitamnya baik dari tekstur, warna dan aromanya. Resepnya sangat simpel dapat dari Cake Fever. Karena menggunakan minyak hasilnya pun sangat lembab. Yuk dicoba, recommended banget!!

Related Posts with Thumbnails