Senin, 24 Februari 2014

Pau Yummiiiiii...



Yummiii dan lembut...enak banget roti paunya. Makasih tuk mbak Endang Try & Taste tuk resepnya ya. Dulu aku sering bikin tapi pake terigu protein sedang dan rendah. Nah kali ini pake resepnya No Frills Recipes via Mbak Endang aku coba bikin yang pake terigu protein tinggi. Hasilnya sama enak. Terutama isian ayamnya, asli enak. Tuk variasi fillingnya beberapa aku isi tausa dan beberapa lagi aku isikan campuran kacang tanah  dan gula merah. Enak semua dah pokoknya tapi juaranya tetep yang ayam.

Untuk roti...perbedaan jenis tepung mempengaruhi tekstur rotinya. Aslinya pakai tepung pau atau hongkong flour tapi aku gak punya dan alternatifnya kata mbak Endang boleh pake terigu protein tinggi. Teksturnya sama sama lembut dengan yang menggunakan protein rendah tapi kalau yang pake tepung protein rendah tekstur/serat rotinya halus dan rapat. Kalau yang pake terigu protein tinggi ini lembutnya legit gitu...seratnya ya kayak roti ya. Enak pokoknya. Makasih ya mbak Endang *muach muach*





Minggu, 23 Februari 2014

Soft & Moist Banana Bread




Segera setelah lihat postingan banana breadnya Mbak Rachmah aku juga nyusul bikin. Memang gambar itu berpengaruh sekali ya. Lihat gambarnya langsung ngences. Bayangan teksturnya yang lembut sudah menari nari di kepala. Ditambah lagi membayangkan aroma pisangnyaaaaa...tergodaaa

Resep Mbak R lihat dari Live, Love & Sugar. Aslinya pake sour milk sih...yaitu susu yang diberi perasan air lemon atau cuka. Tapi di rumah cuman ada yogurt ya sudah diberdayakan saja. Aku pikir rasanya gak bakalan jauh beda. Secara sama sama produk susu yang rasanya agak asam ^^

Beneran enaaaaak. Kalau aku memang penggemar pisang dalam bentuk apapun. Apalagi kalau dibuat cake kayak gini yang wangi butter dan pisangnya dah tercium sampai ke ujung kamar, hehe. Tengkiuuu ya Mbak R udah sharing resep maknyusnya. Aku skip buttercreamnya karena ingin fokus ke rasa pisangnya. Segini aja dah enak banget...




Rabu, 19 Februari 2014

Bakpia Isi Tausa




Dari dulu selalu penasaran sama isian bakpia yang satu ini. Tausa. Ya...tausa adalah isian bakpau atau bakpia yang terbuat dari kacang merah atau kacang hijau kulit yang diberi tawas hijau supaya warnanya gelap. Tapi di tempatku tidak pernah ketemu yang namanya tawas hijau. Lagian apakah tawas itu sebenarnya aman dimakan nggak ya?? Daripada pusing...di rumah juga masih ada merang bakar sisa bikin jongkong dulu. Aku pakai itu aja. Semoga dapat hitamnya.




Seperti gambar di atas dan di bawah...warna tausanya nggak hitam legam. Lebih gelap sih tapi masih ada tampak hijau keabu abuannya. Padahal aku pakai 3 sdm abu merang. Rasanya enak. menurutku ada sedikit sumbangan rasa merang yang bikin unik dan enak. Teksturnya juga lebih kesat dibanding yang cuma pakai kacang hijau saja. Resep yang ini resep mama dari temannya yang orang Cina. Jadi mungkin beda dikit dengan bakpia versi Jawa ya. Aku usahakan bikinnya balance isian dan kulitnya. Jangan sampai ketebalan kulit atau isinya. Hasil akhirnya enak sekali. Manis dan gurihnya pas. Kulitnya tipis berlapis dan beremah tapi remahnya halus dan lembut. Bakpia ini kalau diinapkan besoknya hasilnya lebih lunak lagi.

Di bawah ini resepnya setelah aku update 22 agustus 2016.

Cake Pisang Cokelat Ketan Hitam




Pingin mengolah ketan hitam  dengan campuran pisang. Ketemu resep di blog mbak Yulyan Parwati  "Cooking With Love" cake pisang cokelat ketan hitam. Resep aslinya dari Sajian Sedap. Review Mbak Iyan kuenya enak...harus dicoba kayaknya.

Resep aku utak atik dikit. Gula pasir diganti gula palem. Pisang ambon aku ganti pisang raja. Hasilnya kayaknya lebih moist dari yang aslinya karena ketan hitamnya lebih banyak dan pisangnya juga lebih banyak. Aslinya pisangnya cuma 150 gram...tapi karena ingin menghabiskan 3 buah pisang aku pakai aja semuanya yang total beratnya 200 gram. Hasilnya beneran enak. Mirip mirip banana bread cokelat yang udah pernah aku bikin sebelumnya. Legitnya dapat dari ketan. Aroma pisang dan cokelat juga asli wangi menutupi aroma ketannya. Tapi teteup masih dapat tekstur dari ketan. Enak pokoknya. Manisnya pas. Luarnya garing tapi dalamnya moist dan legit. Love it!!




Senin, 17 Februari 2014

Sayur Besan (Betawi)



Aku yakin masih banyak yang belum mengenal sayur ini. Namanya sayur besan, sayur khas dari Betawi. Kenapa disebut besan? karena memang munculnya hanya pada saat saat khusus seperti kawinan. Nah sayur inilah yang disuguhkan oleh pihak pengantin wanita kepada pihak pengantin pria atau besannya. Biasanya disajikan bersama gabus pucung.

Tapi yang bikin unik adalah bahan dasar sayur ini yaitu terubuk atau bunga tebu. Beberapa daerah di Indonesia memiliki nama yang berbeda untuk tanaman ini. Seperti telur tebu, ndok tebu, kelobot atau terubus. Beberapa negara di luar Indonesia menyebutnya sugar cane blossom. Tanamannya memang menyerupai tebu tapi dengan batang yang lebih kecil. Nah bunga tebu ini muncul pada ketiak daunnya pada musim musim tertentu seperti musim hujan. 

Rasanya menurutku seperti jagung muda atau keputren. Aromanya mirip dengan tekstur yang lebih halus. Supaya tau rasanya ya harus dicoba sendiri lah yaaaa...hehe. Aku juga lagi beruntung kok bisa ketemu ini di pasar subuh. Biasanya nggak pernah lihat. Mungkin ya karena musiman tadi itu.



Talam Durian




Mumpung masih musim durian yuk bikin jajanan berbahan dasar durian. Nah kali ini aku tertarik coba resepnya Prima Boga dari Kumpulan Resep Masakan Nova. Agak beda dengan kue talam yang biasa...talam durian ini menggunakan roti tawar sebagai campuran adonannya. Rasanya enak, legit, wangi durian. Yuk simak resepnya...

Minggu, 16 Februari 2014

Talam Ayam

 




Dulu sudah pernah bikin talam ebi tapi belum puas sama adonan kue talamnya. Kali ini bikin talam ayam dengan resep adonan yang lain rasanya lebih enak dari yang dulu. Tapi kalau toppingnya menurutku enakan yang ebi deh. Lebih gurih dan wangi. Resepnya menyusul yaaa

Bahan Talam : 
- 80 gr tepung terigu
- 20 gr tepung beras
- 20 gr tepung sagu
- 3/4 sdt garam
- 1 sdt gula pasir
- 200 ml santan hangat
- 250 santan mendidih

Lapisan Santan Gurih (campur, aduk rata semua) :
- 200 gr santan kental
- 60 gr tepung beras
- 1/2 sdt garam

Taburan  Ayam (tumis bersama bumbu halus) :
- 200 gr ayam tanpa tulang
- 2 sdm minyak untum menumis bumbu

Bumbu Halus Ayam :
- 1 buah cabe merah
- 3 siung bawang putih
- 1 cm kencur
- 2 lembar daun jeruk purut
- 1 sdt gula pasir
- garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Talam : campur semua bahan kering dengan santan hangat. Aduk rata. Tuangi santan mendidih aduk lagi hingga rata. Saring.
  2. Campur bahan lapisan santan gurih di tempat terpisah.
  3. Panaskan kukusan. Siapkan cetakan talam yang sudah diolesi tipis minyak.
  4. Tuang adonan talam setinggi 3/4 cetakan. Kukus selama kurang lebih 15 menit. 
  5. Tuang bahan lapisan atas. Kukus lagi selama 7 menit atau sampai matang.
  6. Angkat. Biarkan sejenak sampai bisa dikeluarkan dari cetakan. Taburi ayam, daun seledri dan potongan cabe rawit (kalau suka).

Apam Beras (Apam Salju)



Masih mencari cari kue mangkok yang lembut kenyal sampailah aku di blognya Zila4ever dari Malaysia. Dulu dah pernah bikin versi tape singkong dan tape ketan hijau. Enak juga. Mekar juga. Tapi masih belum puas sih karena aku pernah makan yang lebih lembut dan agak  kenyal. Nah kali ini resepnya unik karena tidak menggunakan tape melainkan nasi. Makanya disebut kue apam beras. Nah terlepas dari sama atau tidaknya kue apam dan kue mangkok...aku tetap ingin menjajal resep ini karena kata beliau hasilnya gebu alias lembut sekali.

Aku membuat setengah resep saja mengikuti plek resep aslinya. Tapi kok adonan sepertinya terlalu kental ya. Sehingga aku menambahkan air lagi sekitar 100 ml dan sedikit gula. Nah sewaktu mengukus batch pertama kuenya naik tapi tidak mekar. Memang aslinya gak mekar sih. Nah karena aku penasaran bagaimana supaya apamnya mekar aku tambahkanlah 1/2 sdt baking powder. Aku kukus lagi tapi kok nggak mau mekar juga ya. Memang sih fermentasiku cuma 1,5 jam sedangkan resep aslinya 3 jam. Antara ngga sabar dan menghindari bau ragi yang berlebihan aku kukus saja setelah 1,5 jam fermentasi. Nah anehnya batch ketiga justru mekar semua dengan cantiknya. Bingung kan???

Teksturnya mirip banget dengan kue mangkok yang aku suka. Ada kenyal kenyalnya. Apa mungkin ini dari penambahan nasi di dalam adonannya ya? well kalau penasaran silahkan lihat resep aslinya di Zila4ever ya...


Senin, 10 Februari 2014

Roti Unyil Duren (water roux method)





Alhamdulillah dapat rezeki dari tetangga sebelah. Dikasih duren lumayan banyak. Di rumah yang suka duren cuma Hanif. Aslinya hubby suka juga tapi gak berani makan karena kolesterolnya. Tentu saja Hanif sendiri nggak bisa menghabiskan duriannya. Sisanya aku bikin selai aja untuk dibikin roti manis. 

Resep roti bisa dilihat di sini. Cara bentuk rotinya dengan cara digunting gunting sehingga membentuk seperti kulit durian. Isinya cuma duren yang diaron dengan sedikit gula. Durian kalau dimakan begitu saja sudah manis tapi kalau dipanaskan maka manisnya berkurang sehingga harus ditambahkan sedikit gula. Dengan cara diaron ini durian juga tidak terlalu menyengat baunya dan lebih tahan lama.

Kamis, 06 Februari 2014

Risoles Ragout Ayam



Lagi punya banyak stock ayam cincang...pingin bikin risoles ragout ayam. Dulu dulu kalau bikin risoles selalu pakai daging. Nah kali ini tertarik resepnya mbak Diah Raki yang bentuknya segitiga. Resep kulitnya dari Mbak Yulita Amaliawati dan isinya terinspirasi dari NCC. Kalau mbak Diah pake daging rebus suwir...aku ganti dengan daging cincang. Setengah resep aja jadinya lumayan banyak. Ada 20 biji. Ragoutnya aku tambahkan keju parut biar lebih gurih. Asli uenaaaaaaakkkk!! Makasih ya Mbak Diah, mbak Yunita dan NCC tuk resepnya ^^

Sukun Bread


Sukun bread...aneh ya kedengarnannya kayak nggak matching gitu hihihi. Ngga papalah, lha memang resep aslinya dari banana bread yang aku ganti pisangnya menjadi sukun. Sedangkan bahasa inggrisnya sukun itu kan bread fruit. Masa mau dikasih nama bread fruit bread...walah lebih aneh lagi.

Ini masih memberdayakan sukun kukus yang aku simpan di freezer setelah dihaluskan. Rasanya biasa aja tapi teksturnya lembut dan agak moist ciri khas kue dengan tambahan buah di dalamnya. Nggak super super pokoknya. Taulah kan aroma sukun kayak gimana. Yang paling doyan ya hubby, anak anak nggak terlalu. Kalau tertarik silahkan lihat resepnya di sini.




Related Posts with Thumbnails