Rabu, 29 April 2015

Mini Banoffee Pie


Karena tadi waktu bikin brownie pie suka sama kulitnya yang renyah dan gurih walau tanpa telur akhirnya aku bikin lagi kulit pie. Kali ini banoffee pie. Banana toffee pie. Kebetulan lagi ada pisang ambon yang manis banget. Dulu sudah pernah bikin versi besarnya, nah kali ini bikin versi imutnya. Menurutku pisang dan toffee pas sekali dipadukan. Coba sendiri baru percaya...

Nah toffeenya aku pakai sisa dari saus butterscotch untuk pie brownie. Nyam nyam...pokoknya enaaak...!! Bikinnya gampang ini. Yang penting udah ada kulit pie. Aku pakai resep pie brownies. Tinggal diisi saus karamel atau dulche de leche atau butterscotch lalu diberi potongan pisang ambon dan disemprotkan whipped cream kemudian terakhir diberi serutan cokelat. Maknyussss...! Untuk dapat kulit pie yang cantik aku menggunakan cutter bergerigi dan ditaruh ke dalam cetakan mini muffin. Gak usah tebal tebal kulitnya ya karena ketika dipanggang dia akan ngembang juga dikit.




Mini Brownie Pie With Butterscotch Sauce




Dah lama gak baking baking serius. Maksudnya??? hehe iya maksudnya bakingnya khusus nyari resep baru tuk postingan di blog. Hari hari juga biasa sih baking tapi rata rata resep yang sudah pernah dipost di blog. Sebenarnya bikin pie brownies juga udah pernah tapi kali ini aku pakai resep yang lain. Selain itu aku tambahkan juga krim dan saus butterscotch di atasnya biar lebih cantik. Seakan akan kurang manis aja ya pake ditambah butterscotch segala >,<. Tapi asli enak. Butterscotch?? apa itu? apa bedanya dengan saus karamel padahal penampakannya sama. Nah ini dia, aku juga baru tau kalau karamel dam butterscotch itu lain. Kalau karamel dari gula pasir yang digosongkan sedangkan butterscotch dari gula palem yag dipanaskan bersama krim dan butter. Yang kedua ini lebih asoi wanginya...dan tidak semanis karamel yang cuma dari gula pasir saja. 

Resep pie brownienya aku lihat di Urban Bakes. Di situ warna browniesnya agak muda mungkin karena menggunakan cokelat bubuk yang lebih light warnanya. Tekstur dan crustnya juga lebih cantik. Tapi kalau rasa kayaknya sama aja deh, Sama sama enak. Pienya renyah dengan brownie moist di tengahnya. Browniesnya manis seimbang dengan kulit pienya yang gurih. Bagi yang tidak suka terlalu manis boleh dikurangi gulanya. Krimnya aku pakai krim kental yang dikocok sampai mengembang. Resep aslinya silahkan lihat di sini ya. Untuk saus butterscotch aku lihat di sini. Bikinnya gampang tinggal campur semua lalu masak hingga mendidih dan kental. Cuma punyaku terbuat dari gula palem dan gula pasir.

Senin, 27 April 2015

Ayam Suwir Pedas ala Bali



Ada stok ayam yang sudah kurebus di kulkas. Pingin olahan lain selain ayam goreng jadi aku cari cari resep yang rasanya khas, termasuk yang satu ini yaitu ala Bali. Ngga ngerti juga maksudnya ala Bali apakah memang ini resep makanan tradisional Bali atau resep ayam yang dibumbu bali yaitu bumbu yang menggunakan banyak cabe macam bumbu balado dari Padang. Karena beberapa resep ayam suwir bali atau sisit ternyata berbeda. Ada yang menggunakan kemiri ada yang tidak. Ada yang menggunakan terasi adapula yang tidak. Ada yang menggunakan santan adapula yang tidak. Resep ini aku lihat di blog andalanku Just Try and Taste. Rasanya enak dengan aroma kencur, terasi dan daun jeruk. Unik! Berikut resepnya dari Mba Endang ya...

Selasa, 21 April 2015

Pie Nangka (Jack Fruit Pie)


Tadi ada teman yang antarin buah nangka hasil kebunnya. Alhamdulillah...dapat rezeki. Tapi lumayan besar tuh nangkanya. Aku mau coba resep pie dengan isian nangka ah. Dulu sudah pernah coba versi yang digoreng. Nah ternyata versi pie ini gak kalah enaknya. Yang penting sewaktu memasak isian nangkanya nggak kelamaan jadi masih ada sedikit tekstur renyah nangkanya. Kalau nangkanya jenis nangka yang lembek alias nangka bubur ngga usah dibikin pie ya bu ibuuu...dimakan aja langsung....hehe

Rasanya mirip mirip pie apel tapi minus tendangan asamnya. Yang ini manis saja dan wangi nangka. Aku menambahkan sedikit sekali kayu manis tapi bukan untuk menghilangkan aroma nangka. Justru seballiknya dia memperkuat aroma nangkanya. Yang penting pakainya sedikit saja yaaa...secubit aja.




Minggu, 12 April 2015

Tropicana Slim "Alergon" Cookies



Selama ini aku dikenal oleh teman temanku sebagai ibu yang rajin bikin kue. Jujur...memang aku sering bikin kue tapi bukan karena kerajinan, tapi nggak yakin kalau snack-snack yang dibeli di luaran itu benar benar aman. Baik dari pengawet, pewarna, dan lain sebagainya. Anak anak kan pulang sekolah jam 2 siang. Istirahatnya 3 kali. Nah selama masa istirahat itu mereka kan harus makan sesuatu. Jadi harus bawa bekal. Tetap aja sih sekali kali aku beli tapi kalau benar benar lagi gak sempat, capek atau nggak ada ide mau bikin kue apa. Itupun pastinya masih ada rasa was was apakah jajanan anak anak ini sehat atau setidaknya minim bahan tambahan pangannya.

Nah kali ini enggak perlu khawatir lagi. Tropicana Slim meluncurkan produk kukis yang sehat dan aman untuk dikonsumsi segala usia. Namanya "Alergon". Waktu pertama icip benar benar ngga nyangka kalau kukis ini terbuat dari tepung beras. Benar benar bebas gluten. Kita tau kan gluten mempunya banyak efek negatif karena lebih susah dicerna tubuh. Bahkan ada beberapa orang yang memang tidak diperbolehkan mengonsumsi gluten sama sekali karena berefek langsung pada kondisi kesehatannya seperti celiac. Nah karena kukis ini terbuat dari tepung beras jadi boleh dikonsumsi oleh mereka. Salah satu solusi snack sehat buat anak anak maupun orangtua. Dan yang penting rasanya enak. Kukis ini juga nggak pakai gula pasir dan bahan-bahan pemicu alergi lainnya. Gulanya adalah gula alami dari gula buah. Lha gimana buatnya ya?? kalau boleh sih aku juga pingin resepnya kalau hasilnya bisa seenak ini. Hihi *peace Tropicana Slim* \../

Rasa tepung berasnya ngga kentara mungkin karena tertutup dengan rasa dan aroma kismis yang wangi. Teksturnya pun tetap renyah. Beneran pingin tau resep aslinya....heu heuuuuu!! Masalahnya cuma satu, bukan hanya anak anak yang doyan, aku juga doyan banget. Lucu kan kalau orangtuan dan anak anak rebutan kukis >,<







Anak anak sekarang kritis lho. Kalau beli snack apa aja harus baca dulu tanggal kadaluarsa dan kandungan gizi pada kemasannya. Apalagi si Hanif. Dia memang ada bakat alergi dari aku. Beberapa tahun lalu kena gatal gatal di kulit yang ngga hilang hilang. Sedih sekali karena kulitnya jadi rusak. Bahkan sampai bernanah. Dia pernah juga dirujuk ke Makassar untuk memeriksa dia mengidap alergi apa. Kalau gambar di atas sewaktu prick test di rumah sakit sini. Ada beberapa makanan yang memang harus dihindari. Boleh dimakan tapi tidak berlebihan.

Syukur alhamdulillah ya...dengan adanya terobosan baru kukis sehat seperti Tropicana Slim Alergon ini kekhawatir kita berkurang. Aku berharap perusahaan snack lain bermunculan dengan produk produk sehat lainnya. Di bawah ini lagi menikmati minum teh sorenya ditemani dengan kukis Tropicana Slim Alergonnya.






Cake Kentang Keju



Hujan hujan sambil guntur begini rada was was kalau lagi baking kue. Kadang kadang mati lampu tiba tiba. Bisa ngga matang dong kuenya...huaaaaaaa. Tapi alhamdulillah sampai matang ngga mati lampu. Amaaannnn....hehe

Resep kue ini aku lihat di blognya Ummu Fatima "Simply Cooking and Baking" cuma aku ngga pake almond karena lagi ngga punya. Kutambah dikit taburan keju parut atasnya. Senang lihat resep resep beliau yang mengedepankan olahan yang sehat tanpa bahan tambahan makanan. Dan hasilnya juga selalu memuaskan. Termasuk cake kentang ini. Walaupun ada kentang di dalamnya dan tidak menggunakan bahan pengembang kuenya bisa naik. Tidak tinggi sekali tapi ngga bantat sama sekali. Teksturnya seperti cake berpadu bingka. Enaklah pokoknya. bagi yang tidak suka terlalu manis kue ini pas banget. Tapi kurang nendang kejunya dikit. Mungkin lain kali kalau bikin ditambah lagi keju parutnya yaaa...

Resepnya aku tuliskan lagi di bawah yaaa

Sabtu, 11 April 2015

Gabin Vla


Assalamualaikuuuumm....
Pada kengen yaaaa?? maaf ya lama gak update blog. Sebenarnya kemarin itu mikir mikir mau istirahat dulu ngeblognya. Lumayan udah 5 tahunan aktif di depan komputer dan oven. Memang sih postingannya banyak dan variatif tapi yang punya blognya jadi banyak keluhan. Sakit sakitan. Suka kelamaan duduk depan komputer lah, suka sakit mata dan kepala, dan yang paling signifikan timbangan merayap naik. Demi pemirsa kesayanganku semuwah....ciee cieeeee .

Jadi sekarang cari aktifitas lain yang tidak berhubungan dengan baking. Apa itu??? ya seperti aku bilang kemarin kan mau belajar jahit menjahit, lebih spesifik lagi mau belajar patchwork atau quilting. Suka salut sama hasil karya teman teman yang indah. Beli mesin udah, sekarang tinggal tunggu pesanan lain datang. Kain, sepatu mesin dan peralatan quilting. Nanti deh kalau udah datang barangnya diposting lagi. Tuk sekarang baru bisa uji coba menggunakan tisue makan. Disambung aja lalu dijahit. Lumayan kan untuk belajar. Tisue kan ukurannya kotak sama sisi. Jadi gampang jahitnya gak perlu gunting gunting. Lihat aja gambar di bawah, itu sebenarnya judulnya kreatif atau putus asa sih >,<



Oh iya sampai lupa sama judulnya, aku kan posting makanan ya. Judulnya gabin vla. Aku yakin teman teman udah pada tau dan mengenal jajanan yang satu ini. Bikinnya mudah aja, gabin tinggal diisi adonan vla lalu dicelup telur dan digoreng. Udah deh...mudah kaaaan...

Jangan khawati teman teman tetap aja aku akan posting hasil dapurku tapi mungkin sudah tidak sesering dulu. Kalau dapat resep yang menarik lagi aku usahakan share di blog yaaaa....




Sabtu, 04 April 2015

Nutrisari W-Dank Bajigur



Akhir akhir ini cuaca sering dingin. Maklumlah sekarang masih musim penghujan. Apalagi di tempatku yang memang cuacanya cenderung dingin. Kalau lagi liburan anak anak biasanya malas bangun cepat ya. Habis sholat subuh masuk lagi ke bawah selimut lanjuuuuuut bobonya >,< . Jadi ketika bangun udah agak siang....malas sarapan maunya ngemil kue aja dan minum teh atau minuman hangat lainnya. Termasuk NutriSari W-Dank Bajigur ini.

NutriSari W-Dank bajigur adalah produk baru dari Nutrifood. Dari namanya tau dong bajigur dari daerah mana. Jawa Barat kaaaannn. Indonesia memang kaya akan minuman tradisional penghangat badan. Di Jawa Barat saja ada bandrek dan bajigur. Dari Jawa Timur ada angsle, wedang jahe dan wedang ronde. Ada wedang sekoteng dari jawa Tengah, ada bir pletok dari betawi, ada sara'ba dari Makassar, ada teh rempah dan masih banyak lainnya dari berbagai daerah. Dengan menyajikan minuman khas daerah ini berarti kita juga melestarikan budaya asli daerah lho. 

Aslinya bajigur terbuat dari campuran santan, kopi, gula aren, vanili, garam, gula pasir dan penyajiannya diberi serutan kelapa muda di atasnya. Wedang bajigur fresh dibuat sendiri tentu saja lebih nikmat karena dibuat dari bahan-bahan yang segar, tapi kalau lagi nggak mau repot dan untuk alasan kepraktisan NutriSari W-Dank Bajigur ini solusinya. Bayangkan aja ibu-ibu kalau pagi-pagi lagi pingin minuman  yang hangat, mau bikin bajigur eh pasarnya jauh. Untuk bikin santan kelapanya harus dibeli dulu. Habis itu diparut dulu lagi. Belum gula merahnya direbus dulu, belum lagi taburan kelapa mudanya....walaaaahhh ribeeet...!!

Nah untung ada NutriSari W-Dank Bajigur. Ini ngga pake repot lho. Tinggal tuang bubuk instannya ke dalam gelas dan tuang air panas, aduk aduk dan siap dinikmati. Anak anakku pun udah bisa bikin sendiri. Kalau lagi pingin tinggal masak air aja habis itu tuang ke dalam gelas berisi bubuk NutriSari W-Dank Bajigur. Nikmat disajikan hangaaattt...lihat aja gambar di bawah kakak lagi menikmati NutriSari W-Dank Bajigur buatannya sambil menikmati pemandangan pagi.





Related Posts with Thumbnails